Iklan

Home » » Pulau Kecil di selatan pulau Jawa Tapi bukan milik Indonesia

Pulau Kecil di selatan pulau Jawa Tapi bukan milik Indonesia

Written By N s on Monday, January 11, 2016 | 11:45 PM

Sahabat  info mening tau gak sih, ternyata ada 2 pulau di selatan di pulau jawa, yang dekat dengan pulau jawa tapi bukan miliknya indonesia, pulau itu namanya pulau krismas dan pulau cocos keling. Pulau itu bagian dari Australia.

erwinredusir.files.wordpress.com
1. Pulau Krismas /juga di sebut pulau Natal 
photo i48.tinypic.com

Pulau krismas atau pulau Natal adalah sebuah wilayah luar negeri Australia yang terdiri dari 1 Pulau. Pulau ini terletak di dekat Pulau Jawa, tepatnya di sebelah barat daya Pulau Jawa bahkan lebih jauh 4 kali lipat ke daratan Australia. Pulau Natal Iklimnya merupakan iklim tropis sama seperti pulau Jawa.
Pulau Christmas atau pulau Natal itu luasnya 135 Km2. Letaknya hanya 500 Km (310 mil pantai) dari Jakarta. Jika ditarik garis pantai dari pulau terluar Australia (terdekat ke Indonesia). Bahkan jika ditarik garis pantai dari kota terluar di Australia (terdekat ke Indonesia) -sekali lagi- hanya 2600 Km (1600 mil pantai) dari Kota Perth. Bandingkan jika ditarik garis lurus dari Pelabuhan Ratu pantai Selatan di Jawa Barat, hanya 360 Km jaraknya dari kita.
Pulau ini memiliki populasi sebesar 1.402 warga yang tinggal di sejumlah “daerah pemukiman” di ujung utara pulau juga dikenal sebagai Kampung), Kota Perak, Poon Saan, dan Drumsite.
2. Pulau Cocos (Keeling) 

Pulau Cosos ini sebenarnya adalah pulau yang dahulu dihuni oleh bangsa Melayu (Indonesia), mereka umumnya adalah orang orang Bugis, Melayu, Betawi & Jawa yang mencari nafkah hingga ke bagian Utara Australia termasuk Pulau Christmas, namun seperti biasanya dasar dari perilaku penjajah, Inggris seperti halnya Australia, menjadikan penduduk asli pulau ini terpinggirkan dan menjadi orang kedua di tanahnya sendiri, seperti halnya kaum aborigin di Australia. Selain bangsa Melayu, bangsa Tionghoa juga banyak terdapat di Pulau ini. Dahulu mereka didatangkan dari Malaysia dan Singapura sebagai pekerja tambang fosfat.
Pada tahun 2007, Estimasi penduduk pulau ini berjumlah 596 jiwa. Populasi penduduk terbagi dalam dua pulau antara bangsa Eropa di West Island yang kurang lebih berjumlah 100 jiwa dan bangsa Melayu di Home Island  yang berjumlah kurang lebih 500 jiwa. Bahasa utama Kepulauan Cocos (Keeling) adalah bahasa Melayu dan Inggris. Kepulauan ini termasuk ke dalam wilayah Australia. Penduduk pulau Cocos mempunyai ikatan yang unik dengan Indonesia. Ada beberapa sinetron Indonesia disiarkan dalam acara TV di pulau yang cantik dan katanya kaya akan minyak ini. Ada kemiripan budaya dengan adat melayu seperti acara hajatan/pesta perkawinan ada sesi pantun, marawis dan semarak petasan.

Budaya melayu nenek moyang mereka disana tidak serta-merta mempersatukan menarik/membujuk ke integrasi NKRI. Walaupun jikalau ada referendum diadakan sebagian besar warga sana sangat menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur, mereka pasti pro Melayu (Indonesia). Mereka hafal nama-nama 7 turunan para pendahulu/orangtua mereka dan mereka yakin masih mempunyai banyak kerabat yang saat ini tinggal di Indonesia. Faktanya, secara politis berkata lain, apalagi walaupun lebih dekat dg perbatasan RI pada bulan Maret 2012 secara terang-terangan Australia mempublikasikan bahwa Pulau Cocos yg hanya berjarak 3000 KM sebelah baratdaya Jakarta secara totalitas adalah bagian dari wilayahnya dan merupakan pangkalan militer yang sangat penting dan sering berpatroli dengan militer Amerika. Terima kasih,
Di ambil dari berbagai sumber

Share :

1 comments:

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Info Mening - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Published by Cargam Template
Proudly powered by Blogger