Sahabat info mening tau gak sih, ternyata
ada 2 pulau di selatan di pulau jawa, yang dekat dengan pulau jawa tapi bukan
miliknya indonesia, pulau itu namanya pulau krismas dan pulau cocos keling. Pulau itu bagian dari Australia.
![]() |
| erwinredusir.files.wordpress.com |
1. Pulau Krismas /juga di sebut pulau Natal
![]() |
| photo i48.tinypic.com |
Pulau krismas atau pulau Natal adalah sebuah wilayah luar negeri Australia yang terdiri dari 1 Pulau. Pulau ini terletak di dekat Pulau Jawa, tepatnya di sebelah
barat daya Pulau Jawa bahkan lebih jauh 4 kali lipat ke daratan Australia.
Pulau Natal Iklimnya merupakan iklim tropis sama seperti pulau Jawa.
Pulau Christmas atau pulau Natal itu luasnya 135
Km2. Letaknya hanya 500 Km (310 mil pantai) dari Jakarta. Jika ditarik garis
pantai dari pulau terluar Australia (terdekat ke Indonesia). Bahkan jika
ditarik garis pantai dari kota terluar di Australia (terdekat ke Indonesia)
-sekali lagi- hanya 2600 Km (1600 mil pantai) dari Kota Perth. Bandingkan jika
ditarik garis lurus dari Pelabuhan Ratu pantai Selatan di Jawa Barat, hanya 360
Km jaraknya dari kita.
Pulau ini memiliki
populasi sebesar 1.402 warga yang tinggal di sejumlah “daerah pemukiman” di
ujung utara pulau juga dikenal sebagai Kampung), Kota Perak, Poon Saan, dan
Drumsite.
2. Pulau
Cocos (Keeling)
![]() |
Pulau Cosos ini sebenarnya adalah pulau yang dahulu dihuni oleh bangsa
Melayu (Indonesia), mereka umumnya adalah orang orang Bugis, Melayu, Betawi
& Jawa yang mencari nafkah hingga ke bagian Utara Australia termasuk Pulau
Christmas, namun seperti biasanya dasar dari perilaku penjajah, Inggris seperti
halnya Australia, menjadikan penduduk asli pulau ini terpinggirkan dan menjadi
orang kedua di tanahnya sendiri, seperti halnya kaum aborigin di Australia.
Selain bangsa Melayu, bangsa Tionghoa juga banyak terdapat di Pulau ini. Dahulu
mereka didatangkan dari Malaysia dan Singapura sebagai pekerja tambang fosfat.
Pada tahun 2007, Estimasi
penduduk pulau ini berjumlah 596 jiwa. Populasi penduduk terbagi dalam dua
pulau antara bangsa Eropa di West Island yang kurang lebih
berjumlah 100 jiwa dan bangsa Melayu di Home Island yang
berjumlah kurang lebih 500 jiwa. Bahasa utama Kepulauan Cocos (Keeling) adalah
bahasa Melayu dan Inggris. Kepulauan ini termasuk ke dalam wilayah Australia.
Penduduk pulau Cocos mempunyai ikatan yang unik dengan Indonesia. Ada beberapa
sinetron Indonesia disiarkan dalam acara TV di pulau yang cantik dan katanya
kaya akan minyak ini. Ada kemiripan budaya dengan adat melayu seperti acara
hajatan/pesta perkawinan ada sesi pantun, marawis dan semarak petasan.
Budaya melayu
nenek moyang mereka disana tidak serta-merta mempersatukan menarik/membujuk ke
integrasi NKRI. Walaupun jikalau ada referendum diadakan sebagian besar warga
sana sangat menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur, mereka pasti pro Melayu
(Indonesia). Mereka hafal nama-nama 7 turunan para pendahulu/orangtua mereka
dan mereka yakin masih mempunyai banyak kerabat yang saat ini tinggal di
Indonesia. Faktanya, secara politis berkata lain, apalagi walaupun lebih dekat
dg perbatasan RI pada bulan Maret 2012 secara terang-terangan Australia
mempublikasikan bahwa Pulau Cocos yg hanya berjarak 3000 KM sebelah baratdaya
Jakarta secara totalitas adalah bagian dari wilayahnya dan merupakan pangkalan
militer yang sangat penting dan sering berpatroli dengan militer Amerika.
Terima kasih,



thank infonya ini min...
ReplyDeletehttp://cody.id/produk/blower/blower-cody-858-digital/